الساهد في سبيل لله

الساهد في سبيل لله

Thursday, September 8, 2011

kitab terjemahan fiqhul jihad Dr Yusuf Al Qardhawi bab 19

Kitab terjemahan fiqhul jihad Dr Yusuf al qardhawi rahimahullah terbitan PT Mizan pustaza Indonesia
Bab 19 halaman 240
Penjelasan hadis

Aku diutuskan menjelang datangnya kimat dengan membawa pedang

Hadis ini menjadi landasan kumpulan garis keras untuk mengobarkan perang di seluruh dunia
Perjuangan mace ini oleh mereka dianggap sebagai jalan islam, termasuk penggunaan kekuatan militer untuk melawan musuh
Saya pernah ditanya tentangbhadis ini, dan saya menjawab secara detail…
Tanya: sebagian pemdukung kekerasan dari kumpulan bersenjata yang gerakannya dikaitkan dengan islam, bersandar pada hadis nabi sallallahu alaihi wasalam ini yang mereka duga sahih yaitu…
Aku diutuskan menjelang hari kiamat dengan membawa pedang, sehingga Allah disembah sendirian saja, tidak ada sekutu bagi Allah dan dijadikan rezekiku berada di naungan tombak dan dijadikan kecil serta hina orang kafir yang melawan urusanku. Dan barang siapa penyerupai suatu kaum maka ia termasuk dalam kaum itu…
Saya tahu bahawa ilmu hadis bagai lautan liuas dan dalam , tiada yang dapat menyelaminya selain ahlinya
Oleh kerana itu, saya menanyakan kepada ahlinya: apakah hadis ini sahih atau tidak? Dari segi makna saya memungkiri hadis ini, kerana rasulullah sallallahualaihi wasalam diutus dengan membawa hujjah dan dakwah menuju Allah dengan himah dan nasihat yang baik serta berbahas dengan kaedah yang baik, bukan dengan pedang dan kekerasan. Allah Taala berfirman "Tidak ada paksaan dalam memeluk islam sesungguhnya telah jelas antara jalan yang haq dengan lorong yang sesat. Barang siapa ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah maka dia telah berpegang teguh dengan tali yang amat kuat dan tidak akan putus, Allah mohor mendengar mohor mengetahui QS al baqarah ayat 256
Kita melihat kekerasan berdarah tersebar di sejujumlah negeri islam akibat maraknya fahaman ekstrem yang merasuk fikiran anak muda yang masih segar, mereka menyimpang dari jalan yang lurus, mencemar kehormatan dan mengalirkan darah tanpa dibenarkan dengan menyatakan kekuatan militer tidak ada yang lain demi perubahan dan reformasi
Mudah muidahan Allah menunjukkan kepada anda jalan yang lurus dan memberikan manfaat kepada anda
Jawab: semua puji hanya milik Allah. Shalawat dan salam mudah mudahan tercurah kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasalam
Kita dapat menamakan hadis ini sebagai hadis pedang sama dengan ayat al qur'an yang disebut dengan ayat pedang
Saya akan mulai menerangkan sanadnya dari musnah Ahmad
Dalam al musnad Imam Ahmad meriwayatkan dari Abdullah ibnu umar bahawa rasulullah sallallahu alaihi wasalam bersabda…
Aku diutuskan dengan pedang sehinga Allah disembah sendirian tanpa sekutu bagi Nya, dan dijadikan rezekiku berada di naungan tombak dan dijadikan kecil serta hina orang yang melawan urusanku, dan barang siapa menyerupai suatu kaum maka ia termasuk dalam kaum itu.
Hadis no 5114, 5115 dan 5667 dari al musnad yang di tahqiq oleh syaikh Syuib al arnauth dan yang lainnya

Analisis hadis dari segi sanad
Dalam hadis ini kami memiliki dua pandangan yaitu dari segi sanad dan matan. Jika kita memandang hadis ini dari aspek sanad, kita akan mendapati sejumlah ulama' kontenporary yang telah men takhrij / analisa darjat hadis. Cuba kita perhatikan apa yang mereka kata…
Takhrij Syaikh Ahmad Syakir
Dalam takhrijnya Syaikh Ahmad syakir mengatakan sanadnya sahih , ibnu Tsauban adalah AbdurRahman ibnu Tsabit ibnu Tsauban dan pembicaraan tentang beliau telah ditulis pada hadis no 3281 dan 4968.
Hasan ibnu 'Athiyyah Al Muharibi Al Dimsyiqi adalah insane yang diyakini benar dikuatkan oleh Ahmad, Ibnu Ma'in dan yang lainnya, serta al Bukhari dalam al kabir (2/1/31)
Abu Munib al jurasyi al dimsyiqi al ahdab adalah insane tabiin yang diyakini benar dikuatkan oleh al 'ijli, disebut oleh ibnu hibban dalam al tsiqat dan dijelaskan al bukhari dalam al kuna no 658
Nama al jurasyi dinisbatkan kepada bani jurasy, anak kabilah al himyar
Dia mengatakan sebagian hadis ini disebut oleh al bukhari dalam assahih /6:72 secara mu'allaq
Al bukhari mengatakan bab maQalfi al Rimah. Dan ia menyebutkan dari ibnu umar dari nabi sallallahu alihi wasalam " dijadikan rezekiku di naungan tombak dan dijadikan kecil serta hina orang yang melawan urusanku. Do takhrij oleh bibnu Hajar al asqalani dalam Fathul_bari dari musnad berdasarkan redaksi ini.
Sabdanya "dan barang siapa yang menyerupai suatunkaum maka dia termasuk dalam kaum itu
Diriwayatkan pula oleh abu daud dengan darjat hasan dari sisi ini
Adapun abu munib ia tidak dikenali namanya
Dalam sanad tersebut terdapat Abdurrahman ibnu tsabit ibnu tsauban bahawa dia berbezaka dalam pengutannya

Hadis ini dicatatkan oleh al haitsami dalam majma' azzawaid (6/49) dan ia mengatakan "diriwayatkan oleh Ahmad. Didalamnya terdapat AbdurRahman ibnu tsabit ia dikuatkan oleh ibnu Almadini dan yang lainnya.

Didhaifkan oleh Ahmad dan yang lainnya. Adapun rijal yang lainnya adalah diyakini


Aku diutuskan menjelang hari kiamat dengan membawa pedang, sehingga Allah disembah sendirian saja, tidak ada sekutu bagi Allah dan dijadikan rezekiku berada di naungan tombak dan dijadikan kecil serta hina orang kafir yang melawan urusanku. Dan barang siapa penyerupai suatu kaum maka ia termasuk dalam kaum itu…
Mohon matan dalam bahasa arab sebab kitab terjemahan fiqhul jihad dr Yusuf Al Qardhawi terbitan PT Mizan pustaka Indonesia ini tak de satu matan dalam bahasa arab semuanya dalam BM
Kitab ni ana beli dengan dakwahniaga jazakallhun khairan klasyiran untuk dakwahniaga..,.the price is MURAH
Syaikh albani kata hadis hasan…dalam takhrij syaikh albani di halaman 243
Takhrij syaikh syuib al arnauth kata ada dua takhrij satu qadim/lama dan satu baru /hadith
Qadim sewaktu mentakhrif hadis pada kitab zad al ma'ad, tajqiq hadis ini bersama dengan sahabatnya syaikh abdul qadir al arnauth…
Yang hadith/baru sewaktu mentakhrij kitab al musnad lebih matang dan lebih mandiri…
Hadis ini disahaihkan dalam bab orang yang hina jika melawan nabi Muhammad dalam urusan nabi Muhammad…disahihkan al hafiz al Iraqi dalam al ihya dihasan kan oleh ibnu hajar dalam al fath…dicatat di halaman 245 kitab terjemahan fiqhul jihad Dr yusuf al qardhawi…
Dari aspek matan didapati ada juga kumpulan yang memungkiri hadis ini …/pada halaman 248 kitab terjemahan ini
Di halaman 249 ditulis
Nabi miuhammad tidak diutuskan dengan membawa pedang dan tidak pula dengan tombak sebagaimana terdapat dalam teks hadis ini…
Halaman 249 adalah keputusan dalam bab 19 ini

No comments:

Post a Comment